#Merek

Harmonisasi Prosedur Internasional: DJKI bersama AKHKI Dalami Fitur eMadrid

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI bersama Asosiasi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual (AKHKI) mendalami fungsionalitas terbaru sistem internasional guna menyelaraskan standar domestik dengan transformasi digital global. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada 28 Januari 2026.

Rabu, 28 Januari 2026

Mengapa Proses Pendaftaran Merek Tidak Instan? Simak Penjelasannya

Proses pendaftaran merek tidak dirancang untuk dilakukan secara instan karena setiap permohonan harus melalui tahapan pemeriksaan yang memastikan tidak adanya pelanggaran hak pihak lain. Melalui alur yang kini semakin ringkas dan terukur, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI memastikan bahwa merek yang terdaftar benar-benar memiliki kepastian hukum.

Selasa, 27 Januari 2026

Pelaku Usaha Kini Bisa Daftarkan Merek Sendiri, UMK Dapat Tarif Khusus

Pelaku usaha kini dapat mengajukan permohonan pendaftaran merek secara mandiri melalui layanan digital Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI. Layanan ini dihadirkan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap pelindungan hukum merek sekaligus mempercepat proses administrasi tanpa perlu datang langsung ke kantor layanan. Transformasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif dan berdaya saing.

Rabu, 21 Januari 2026

DJKI Tegaskan Pembatalan Merek Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia Sudah Sesuai Peraturan Perundangan

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum menegaskan, pembatalan dan pencoretan merek PERSAUDARAAN ISLAM TIONGHOA INDONESIA (PITI) dengan Nomor Pendaftaran IDM000657831 telah dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Tindakan administratif tersebut merupakan pelaksanaan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap dan menjadi kewajiban DJKI dalam menjaga ketertiban hukum di bidang merek.

Jumat, 2 Januari 2026

DJKI Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran KI, Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp3 Miliar

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menggelar Ekspose dan Pemusnahan Barang Bukti Hasil Penanganan Pelanggaran Kekayaan Intelektual Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di lapangan Kementerian Hukum pada Selasa, 9 Desember 2025 ini merupakan bentuk transparansi penegakan hukum sekaligus komitmen pemerintah dalam melindungi pemilik kekayaan intelektual (KI) serta menjaga konsumen dari bahaya produk ilegal.

Selasa, 9 Desember 2025

DJKI Konsolidasikan Masukan Publik untuk Revisi Merek & Indikasi Geografis

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menggelar Diskusi Publik Penyusunan Naskah Akademik dan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas UU No. 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Kegiatan yang berlangsung di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada Selasa, 09 Desember 2025. ini menegaskan urgensi memperkuat pelindungan kekayaan intelektual (KI) serta memastikan masyarakat memahami cara melindungi merek dan indikasi geografis agar tidak menghadapi risiko pelanggaran maupun kehilangan hak.

Selasa, 9 Desember 2025

Perkuat Daya Saing UMKM lewat Merek

Kepala Subdirektorat Permohonan dan Pelayanan Direktorat Merek dan Indikasi Geografis Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum Ranie Utami Ronie menegaskan pentingnya pelindungan merek bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penerapan merek kolektif bagi Koperasi Merah Putih. Menurutnya, merek  saat ini menjadi fondasi utama penguatan daya saing di pasar modern.

Jumat, 28 November 2025

DJKI Paparkan Pentingnya Pendaftaran Merek bagi UMKM kepada Anggota DPR RI

Direktorat Merek dan Indikasi Geografis Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum melakukan pertemuan dengan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk memberikan penjelasan komprehensif terkait pelindungan merek dan dampak ekonominya bagi UMKM binaan. Pertemuan ini dilaksanakan di Gedung DPR, pada Rabu, 19 November 2025.

Rabu, 19 November 2025

DJKI dan DKPTO Gelar Pelatihan Pemeriksaan Merek untuk Perkuat Kualitas Pelindungan KI

Penguatan kapasitas pemeriksa merek menjadi salah satu prioritas penting dalam membangun sistem pelindungan kekayaan intelektual (KI) yang kredibel dan terpercaya. Untuk itu, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) bekerja sama dengan Danish Patent and Trademark Office (DKPTO) menggelar Pelatihan Pemeriksaan Merek pada 10–14 November 2025 di Hotel The Westin Jakarta.

Senin, 10 November 2025

Dari Hama di Tambak Indramayu Jadi Camilan yang Bernilai Komersial

Di dapur sederhana rumah Nuriah, wangi gurih ikan goreng menyeruak di antara suara riuh anak-anak yang bermain. Di wajan besar yang mendidih, ratusan ikan kecil tampak mengapung perlahan, berubah warna jadi keemasan. Ikan kecil penghuni tambak udang itu dahulu dianggap sebagai hama kini menjelma menjadi camilan khas bernama Unced Kriuk. Dari bahan yang tak berharga, Nuriah melihatnya sebagai potensi dan menjadikannya peluang usaha bahkan identitas kuliner baru bagi Indramayu.

Jumat, 31 Oktober 2025

DJKI dan SERUNI Dorong Kesadaran Merek Kolektif di Indramayu

Sinergi kuat ditunjukkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan melalui Kementerian Hukum dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (SERUNI) di Indramayu.

Rabu, 29 Oktober 2025

Edukasi Sadar KI, DJKI Perkuat Ekonomi Kreatif Daerah di Cirebon

Cirebon - Upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelindungan kekayaan intelektual (KI) terus diperkuat oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Hal tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Penyerahan Surat Pencatatan Ciptaan Kepada Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cirebon dan Fasilitasi Pendaftaran Merek Kepada 10 Pelaku UMKM di Kota Cirebon kepada Walikota Cirebon yang digelar di Rutan Kelas I Cirebon pada 21 Oktober 2025, yang melibatkan unsur pemerintah daerah, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Selasa, 21 Oktober 2025

Avocadoid: Tumbuhnya Benih Sadar KI, Dari Sepotong Alpukat

Ketika Arif Budi Santoso membelah sebutir alpukat, ia tak hanya melihat buah berwarna hijau dengan daging lembut berwarna kuning di hadapannya, melainkan peluang baru yang mengubah jalan hidupnya. Ide sederhana itulah yang kemudian tumbuh menjadi Avocadoid, merek buah bergaransi yang kini dikenal luas dan terlindungi secara hukum berkat kesadaran akan pentingnya mendaftarkan kekayaan intelektual (KI).

Senin, 20 Oktober 2025

Menteri Hukum: Merek Kolektif Perkuat Nilai Produk Koperasi Merah Putih

Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, menegaskan pentingnya pelindungan dan peningkatan nilai produk Koperasi Merah Putih melalui pendaftaran Kekayaan Intelektual (KI), khususnya Merek Kolektif. Hal ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan yang digerakkan oleh warga desa dan kelurahan di seluruh Indonesia sesuai dengan visi besar Presiden RI.

Selasa, 14 Oktober 2025

Sinergi Kementerian Dorong Koperasi Merah Putih Lewat Merek Kolektif

Pemerintah terus memperkuat sinergi antarkementerian dalam upaya mengembangkan ekonomi rakyat melalui pelindungan kekayaan intelektual, khususnya melalui pendaftaran merek kolektif. Kolaborasi ini melibatkan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), serta Kementerian Koperasi.

Selasa, 14 Oktober 2025