Wamenbud Giring dan Dirjen WIPO Bahas Sistem Penarikan Royalti Transparan

Jakarta — Direktur Jenderal World Intellectual Property Organization (WIPO), Daren Tang melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) pada 11 Agustus 2025 bersama Direktur Kerja Sama dan Edukasi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Yasmon. Kesempatan ini merupakan wadah berharga untuk mempererat hubungan antara Kemenbud RI dan WIPO melalui dialog, pertukaran gagasan, dan upaya membangun kemitraan jangka panjang di ranah kekayaan intelektual (KI).

Agenda yang mempertemukan Daren Tang dengan Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha di Museum Nasional ini membahas berbagai isu strategis, khususnya terkait pemanfaatan teknologi untuk efisiensi pengelolaan KI. Dalam kesempatan tersebut, Darren membuka pembahasan terkait pengelolaan royalti musik, khususnya potensi adopsi sistem WIPO Connect di Indonesia.

“Ini adalah aplikasi yang telah banyak digunakan di berbagai negara. Aplikasi ini dapat membantu manajemen kolektif mengumpulkan dan mendistribusikan royalti musik secara lebih transparan,” ujar Daren.

Menanggapi hal ini, Giring menyambut baik gagasan tersebut. Ia melihat sistem WIPO Connect memiliki potensi besar untuk meningkatkan transparansi dalam pengelolaan royalti musik.

“Ke depannya, kami berencana melakukan studi banding untuk menimbang apakah sistem ini dapat diterapkan di Indonesia. Ini merupakan komitmen kami untuk memastikan para pencipta mendapatkan haknya secara adil," ucap Giring.

Sementara itu, Yasmon selaku Direktur Kerja Sama dan Edukasi, menekankan bahwa kunjungan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat pelindungan KI di Indonesia.

"Kunjungan Dirjen WIPO ini menjadi sinyal positif bahwa dunia internasional memberikan perhatian serius pada perkembangan KI di Indonesia. Kami akan terus mendorong kolaborasi ini agar pencatatan dan pengembangan KI, baik individu maupun komunal, bisa berjalan dengan sangat baik,” jelas Yasmon.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara Indonesia dan WIPO, demi kemajuan ekosistem KI nasional yang lebih baik. Selama tiga hari di Indonesia, Daren Tang juga akan meninjau langsung program dukungan dan inisiatif pembangunan kapasitas yang telah dijalankan WIPO bersama DJKI. Daren Tang juga akan menjadi salah satu narasumber dalam IPXpose Indonesia yang akan digelar pada 13-16 Agustus 2025 di SMESCO Indonesia.

 



TAGS

#KI Umum

LIPUTAN TERKAIT

Kolaborasi DJKI dengan Kemendikdasmen, Dorong Pembelajaran KI Sejak Dini

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum melakukan audiensi dengan Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk memperkuat ekosistem kekayaan intelektual (KI) melalui integrasi pembelajaran KI sejak tingkat dasar hingga menengah. Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan kesadaran KI sebagai fondasi penting dalam membangun generasi kreatif dan inovatif Indonesia.

Rabu, 25 Februari 2026

Edukasi Hak Cipta di Manado, Tekankan Kepatuhan Royalti bagi Pelaku Kreatif

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menegaskan pentingnya kepatuhan pembayaran royalti sebagai bagian dari pelindungan hak ekonomi pencipta dalam kegiatan “Edukasi Pemberdayaan Kekayaan Intelektual Bidang Hak Cipta dan Optimalisasi Royalti bagi Pelaku Kreatif” yang diselenggarakan di Manado, pada Rabu, 25 Februari 2026.

Rabu, 25 Februari 2026

Streaming Tanpa Izin dan Nobar Ilegal Ancam Hak Cipta Film

JAKARTA – Praktik streaming tanpa izin dan kegiatan nonton bareng (nobar) film tanpa lisensi resmi masih kerap terjadi di berbagai ruang publik baik daring maupun luring. Pemutaran film melalui akun berlangganan pribadi untuk ditayangkan di kafe, hotel, sekolah, atau komunitas termasuk kategori pertunjukan publik (public performance) wajib memperoleh izin dari pemegang hak cipta. Tanpa izin tersebut, kegiatan tersebut berpotensi melanggar Undang-Undang Hak Cipta.

Rabu, 25 Februari 2026

Selengkapnya