DJKI Gelar Acara Sosialisasi Penyusunan Spesifikasi Permohonan Desain Industri

Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM melakukan sosialisasi Penyusunan Spesifikasi Permohonan Desain Industri yang diselenggarakan di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Kegiatan ini diadakan  untuk meningkatkan permohonan Desain Industri dalam rangka mensukseskan tahun ini sebagai tahun Desain Industri. Sebanyak 100 peserta dari Pelaku usaha termasuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah, Akademisi dan Perwakilan dari Asosiasi Desain Produk Indonesia mengikuti acara ini.

Direktur Kerja Sama dan Pemberdayaan KI, Erni Widhyastari dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan upaya pemerintah membantu para pelaku usaha dan akademisi yang bergerak di bidang industri kreatif untuk melindungi karyanya.

Hal Ini sebagai salah satu modal menghadapi persaingan usaha serta dapat memberikan manfaat terhadap kemajuan Desain Industri di tanah air.

“Persaingan yang ketat untuk meraih kesuksesan di pasar atas suatu produk yang diluncurkan ke pasaran sedikit banyak tergantung dari beberapa hal diantaranya; persepsi konsumen atas tampilan suatu barang, kemasan, dan faktor-faktor penunjang lainnya” ujar Erni.

Selain itu, seiring dengan meningkatnya arus perdagangan barang dan jasa saat ini, pilihan berbagai macam desain produk harus semakin bervariasi dan beragam.

“Untuk mempertahankan suatu produk, salah satu cara mempertahankannya yaitu dengan Desain Industri. Perlu disesuaikan Desain Industri suatu tampilan produk dengan mengikuti perkembangan zaman” tambahnya.

Dalam Kegiatan Sosialisasi ini turut hadir pemeriksa Desain Industri DJKI; Totok Rikanto, Tommy Tyas Abadi, Asep Achmad, Syahdi Hadiyanto, Rizki Harit Maulana, Sarah Arinda Simanjuntak dan Wiliayu.

Selanjutnya acara diisi dengan pemaparan materi oleh pemeriksa Desain Industri mengenai spesifikasi permohonan Desain Industri, di sesi selanjutnya dilangsungjan tanya jawab atas paparan materi yang telah disampaikan narasumber dari pertanyaan peserta yang hadir dalam meramaikan acara sosialisasi dan dilanjutkan diskusi kelompok.

Penulis: DAW
Editor: KAD


LIPUTAN TERKAIT

Bukan Sekadar Destinasi, Menteri Hukum Luncurkan GI Tourism Indonesia

Bali - Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas meluncurkan GI Tourism Indonesia: From Origin to Experience, program yang mengintegrasikan Indikasi Geografis dengan pariwisata, budaya, kuliner, ekonomi kreatif, dan pengembangan ekonomi masyarakat lokal. Program tersebut diperkenalkan dalam rangkaian Gala Dinner Global Dialogue on Cross-Border Copyright Royalty Governance in the Digital Era di The Patra Bali, 7 Oktober 2026.

Rabu, 7 Oktober 2026

Hak Cipta Tak Cukup, Pemegang Hak Butuh Daya Tawar

Pengakuan hak cipta dan hak terkait dalam hukum belum secara otomatis menjamin pemegang hak memperoleh manfaat ekonomi yang adil dari penggunaan karya di era digital. Transparansi, daya tawar, akses terhadap informasi, infrastruktur digital, serta mekanisme lisensi dan distribusi royalti menjadi faktor penting agar hak yang telah diberikan oleh hukum dapat benar-benar dijalankan.

Rabu, 7 Oktober 2026

Berita Acara Mediasi ASICS Ditandatangani, Para Pihak Sepakat Damai

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum memfasilitasi penyelesaian sengketa kekayaan intelektual (KI) terkait penggunaan merek ASICS melalui mekanisme mediasi di Kantor DJKI Rabu, 7 Oktober 2026. Setelah menjalani tiga kali proses mediasi, para pihak mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan sengketa secara damai yang dituangkan dalam Berita Acara Mediasi.

Rabu, 7 Oktober 2026

Selengkapnya