Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak asasi Manusia (Kemenkumham) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) menyelenggarakan kegiatan Seminar Kesehatan dan Kecantikan di Aula Oemar Seno Adji, Selasa, 18 Juli 2023.
Sumiati Razilu selaku wakil ketua DWP Kemenkumham menyampaikan kepada seluruh pegawai yang hadir agar senantiasa menjaga kesehatan dan kecantikan demi terjaganya pola hidup yang sehat.
“Wanita merupakan kunci dalam menjaga kesehatan keluarga sehingga memiliki peranan yang sangat penting, bukan hanya untuk wanita itu sendiri, tetapi juga untuk keluarga bahkan bangsa dan negara,” ujar Sumiati.
“Penelitian menunjukan bahwa seringkali masalah kesehatan jangka panjang banyak menimpa wanita, oleh karena itu kegiatan ini digelar guna meningkatkan pemahaman kesehatan,” lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, Medical Senior Manager PT Darya Varia dr. Michael Reo selaku narasumber, menyampaikan berbagai macam materi mengenai bagaimana cara menjaga kesehatan dan nutrisi yang baik untuk kulit.
“Banyak faktor yang dapat membuat kesehatan menurun dan terjadinya kerusakan pada kulit ataupun penuaan dini. Salah satu faktornya, yaitu tidur yang kurang dari 6-8 jam sehari dan kurangnya mengonsumsi makanan yang banyak nutrisi,” ucap Michael.
Michael turut memberikan tips untuk menjaga agar kulit tetap sehat dan terhindar dari penuaan dini, karena penting bagi wanita untuk menjaga kesehatan badan dan juga kulit.
“Ada dua cara perawatan kulit sehat yang dapat dilakukan, baik dari luar dan maupun dalam, yaitu dengan menjalankan gaya hidup yang sehat, mengkonsumsi suplemen, terlindungi dari sinar UV, dan mengkonsumsi nutrisi yang baik untuk menghambat penuaan dini seperti Astaxanthin, vitamin-e, dan lycopene,” pungkasnya.
Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap kesehatan dan kecantikan pada wanita. Selain itu, pada kegiatan tersebut juga diikuti dengan skin-check dan berbagai macam bazar. HAB/SAS
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kekayaan Intelektual (KI) pada 10 s.d 12 Desember 2025 di Hotel Bigland, Sentul. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk memperkuat peran PPNS dalam menjaga perlindungan KI di tengah meningkatnya pelanggaran, terutama di ruang digital.
Rabu, 10 Desember 2025
Sepanjang 2025, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menorehkan sejumlah capaian gemilang. Melalui DJKI Indonesia menyandang status sebagai negara pemilik Indikasi Geografis terbanyak di ASEAN dengan total 246 produk, sekaligus mempertahankan posisi sebagai negara dengan permohonan paten sederhana terbanyak di dunia. Kapasitas layanan juga meningkat, kini pemeriksaan merek dapat diselesaikan dalam waktu maksimal enam bulan, lebih cepat dibanding standar beberapa negara maju.
Selasa, 9 Desember 2025
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual menggelar sesi diskusi panel dalam rangka Evaluasi Kinerja 2025 sebagai bagian dari sinergi kebijakan dan kinerja Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI dalam Rencana Strategis Kementerian Hukum 2025-2029. Forum ini menjadi momentum penting bagi DJKI untuk mengkonsolidasikan arah kebijakan, memperkuat tata kelola kelembagaan, dan memastikan bahwa seluruh program serta indikator kinerja selaras dengan agenda Transformasi Hukum Digital, Reformasi Birokrasi, dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasiona atau RPJMN 2025-2029.
Selasa, 9 Desember 2025