Yogyakarta - Sekretaris Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Sesditjen KI) Sucipto menyatakan jajarannya berkomitmen untuk mendukung seluruh unit eselon II lainnya di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) berdasarkan hasil dari kegiatan evaluasi kinerja DJKI tahun 2023 ini.
“Kira-kira evaluasi kinerja DJKI tahun 2023 ini persoalannya apa? Kita bisa support ke direktorat lain itu seperti apa? Dan kita mengharuskan kepada direktorat lain itu seperti apa? Sehingga realisasi itu betul-betul mengedepankan tertib administrasi, tertib substansinya, dan tertib aturannya,” kata Sucipto saat memaparkan capaian kinerja Sekretariat DJKI pada kegiatan Evaluasi Kinerja DJKI tahun 2023 di Hotel Melia Purosani Yogyakarta, Kamis, 7 Desember 2023.
Sucipto juga mengajak seluruh unit eselon II di DJKI untuk saling bersinergi dan berkolaborasi dalam membangun DJKI sebagai kantor pelayanan publik berkelas dunia yang memberikan kemudahan masyarakat dalam mengurus permohonan kekayaan intelektual (KI).
“Mari kita berkolaborasi, mari kita tidak ego sektoral, mari kita kompak, mari kita bersama-sama selesaikan semua persoalan yang ada di DJKI,” ucapnya.
Pada kesempatan ini, Sucipto memaparkan capaian dari evaluasi target dan realisasi perjanjian kinerja tahun anggaran 2023 DJKI.
Pertama, perjanjian kinerja terkait indeks reformasi birokrasi dengan targetnya 83, berhasil direalisasikan sebesar 100 persen. “Ini akibat dampak kolaborasi bapak ibu sekalian,” ujar Sucipto.
Kedua, DJKI berhasil melampaui target atas indeks kepuasan masyarakat (IKM) sebesar 3,53 dari target yang ditentukan sebesar 3,34. Ketiga, DJKI juga mampu melebihi target nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sebesar 86,55 dari target sebelumnya yaitu 81.
Keempat, DJKI mampu meningkatkan realisasi nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sebesar 90,56 dari target sebelumnya sebesar 82 poin. Capaian ini membuktikan bahwa DJKI telah melakukan pengawasan pengelolaan kinerja keuangan satuan kerja dengan baik.
“Kira-kira dengan capaian nilai IKPA saat ini, Pak Ses puas tidak? Tentu tidak. Bagaimana kita mulai dari sekarang melakukan inventarisasi persoalan yang ada, Pagu anggaran alokasi itu sudah sesuai,” ungkap Sucipto.
Melalui kegiatan evaluasi ini, dirinya berpesan agar setiap kegiatan DJKI yang dilakukan oleh masing-masing unit eselon II melakukan perencanaan dengan matang dan seksama, sehingga kualitas perencanaan anggaran, kualitas pelaksanaan anggaran, dan kualitas hasil pelaksanaan anggarannya dapat tercapai dengan baik.
“Kami mengajak bapak ibu sekalian, mari mulai dari saat ini bahwa evaluasi kinerja yang dilaksanakan ini nita dan tujuannya adalah membedah persoalan dan mencari solusi,” pungkas Sucipto.
Semarang - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum menyelenggarakan Uji Publik Program Penyusunan Peraturan Presiden tentang Rencana Induk Kekayaan Intelektual Nasional (RIKIN) Tahun 2027–2036 di Hotel Ciputra Semarang pada Rabu 21 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan menghimpun masukan pemangku kepentingan untuk menyempurnakan arah kebijakan dan ekosistem kekayaan intelektual (KI) nasional untuk sepuluh tahun ke depan.
Rabu, 21 Oktober 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum kembali mempertemukan inventor dengan dunia industri dalam hari kedua Innovation Pitching Day sebagai bagian dari Forum Bisnis Paten Indonesia 2026 pada 8 Oktober 2026 di Gedung DJKI, Jakarta. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para inventor untuk memperkenalkan hasil penelitian dan invensinya kepada industri sekaligus membuka peluang pengembangan dan pemanfaatan teknologi dalam negeri.
Kamis, 8 Oktober 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum melalui Direktorat Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (DTLST), dan Rahasia Dagang (RD) menggelar Innovation Pitching Day sebagai bagian dari rangkaian Forum Bisnis Paten Indonesia (FBPI) 2026. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini mempertemukan inventor dengan pihak industri untuk mendorong pemanfaatan dan hilirisasi invensi di bidang Energi Baru Terbarukan, Pertahanan dan Keamanan, Obat dan Kosmetik, serta Pupuk dan Pertanian.
Rabu, 7 Oktober 2026