Bogor - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) terus berupaya menjaga dan meningkatkan kinerja terbaiknya. Oleh sebab itu, Direktorat Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (DTLST), dan Rahasia Dagang (RD) menggelar kegiatan Evaluasi Penguatan Layanan pada tanggal 8 s.d. 11 Agustus 2023 di Hotel Novotel Bogor Golf Resort and Convention Center.
Melalui kegiatan ini, Direktorat Paten, DTLST, dan RD tidak hanya melakukan evaluasi kinerja internal, tetapi juga mendengarkan masukan dari para stakeholder demi terciptanya pelayanan prima.
Dalam laporannya, Direktur Paten, DTLST, dan RD Yasmon mengatakan bahwa pelaksanaan tugas dan fungsi Direktorat Paten, DTLST, dan RD selama tahun 2022 telah menunjukan upaya perbaikan dengan meraih capain kinerja yang luar biasa.
“Capaian yang baik tersebut berkat kerja sama, kerja keras, dan komitmen yang luar biasa dari kita semua. Namun dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi, kita juga membutuhkan evaluasi untuk mendapatkan masukan yang membangun dari berbagai stakeholder,” tutur Yasmon.
Yasmon menambahkan satu hal yang cukup berbeda pada kegiatan Evaluasi Penguatan Layanan Direktorat Paten, DTLST, dan RD tahun ini diadakan kompetisi kreasi dan inovasi paten. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kreatifitas, kerja sama, dan kekompakan antar pegawai.
Senada dengan Yasmon, Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa Anom Wibowo dalam sambutannya mewakili Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia juga berharap agar masukan dari para stakeholder seperti inventor ataupun pemohon baik yang berasal dari perguruan tinggi, badan penelitian dan litbang pemerintah, serta industri dapat terus memacu DJKI memberikan layanan yang lebih baik lagi.
“Direktorat Paten, DTLST, dan RD selalu berusaha melakukan terobosan yang mendapatkan sambutan positif yang luar biasa dari para stakeholder. Hingga dengan saat ini beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan, antara lain kegiatan Konsultasi Teknis Penyelesaian Permohonan Paten di kantor wilayah, kegiatan Penelusuran dan Pemanfaatan Informasi Paten di kantor wilayah, dan kegiatan Patent Examiners Go to Campus,” ucap Anom.
Kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan dapat menjembatani jarak antara masyarakat dan DJKI. Hal ini merupakan upaya agar permohonan paten yang masuk ke DJKI tidak hanya mengejar kuantitas tetapi juga perlahan dapat meningkat kualitasnya.
Sebagai informasi, kegiatan ini juga menghadirkan para narasumber internal Kementerian Hukum dan HAM maupun stakeholder terkait, antara lain Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Asosiasi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual (AKHKI), Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP), JICA Expert, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta inventor paten dari PT. Pura, Polytron dan Pertamina. (dss/sas)
Semarang - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum menyelenggarakan Uji Publik Program Penyusunan Peraturan Presiden tentang Rencana Induk Kekayaan Intelektual Nasional (RIKIN) Tahun 2027–2036 di Hotel Ciputra Semarang pada Rabu 21 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan menghimpun masukan pemangku kepentingan untuk menyempurnakan arah kebijakan dan ekosistem kekayaan intelektual (KI) nasional untuk sepuluh tahun ke depan.
Rabu, 21 Oktober 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum kembali mempertemukan inventor dengan dunia industri dalam hari kedua Innovation Pitching Day sebagai bagian dari Forum Bisnis Paten Indonesia 2026 pada 8 Oktober 2026 di Gedung DJKI, Jakarta. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para inventor untuk memperkenalkan hasil penelitian dan invensinya kepada industri sekaligus membuka peluang pengembangan dan pemanfaatan teknologi dalam negeri.
Kamis, 8 Oktober 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum melalui Direktorat Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (DTLST), dan Rahasia Dagang (RD) menggelar Innovation Pitching Day sebagai bagian dari rangkaian Forum Bisnis Paten Indonesia (FBPI) 2026. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini mempertemukan inventor dengan pihak industri untuk mendorong pemanfaatan dan hilirisasi invensi di bidang Energi Baru Terbarukan, Pertahanan dan Keamanan, Obat dan Kosmetik, serta Pupuk dan Pertanian.
Rabu, 7 Oktober 2026