IP Talks On Campus: Menepis Mitos Paten Harus Berteknologi Rumit

Denpasar – Invensi yang didaftarkan sebagai paten tidak selamanya lahir dari kerumitan tingkat tinggi. Analis Kekayaan Intelektual Ahli Utama Sri Lastami, menekankan hal tersebut saat membuka acara IP Talks On Campus di Universitas Warmadewa pada 9 April 2026.

"Terkadang solusi untuk masalah sederhana, seperti penemuan ulir pada sedotan agar lebih mudah digunakan, justru memiliki nilai inovasi yang besar," ujar Sri Lastami.

Semangat untuk melihat inovasi dari sisi sederhana inilah yang diharapkan dapat memicu 13.000 mahasiswa aktif di Universitas Warmadewa untuk mulai melahirkan kekayaan intelektual.

Lastami menilai, dengan meningkatnya produktivitas mahasiswa dalam melahirkan berbagai invensi akan menjadi mesin penggerak utama bagi institusi pendidikan untuk bertransformasi menjadi World Class University.

Guna mempermudah langkah tersebut, ia menyarankan agar para peneliti tidak lagi merasa terbebani untuk memulai riset dari nol. Pemanfaatan basis data paten yang sudah ada dapat menjadi referensi strategis untuk menemukan celah modifikasi atau pengembangan dari invensi terkini.

"Dengan cara ini, hasil penelitian di universitas akan memiliki nilai kebaruan yang kuat serta memberikan solusi nyata bagi masyarakat," tutur Lastami.

Lebih lanjut, ia mengajak audiens belajar dari pengalaman Jepang yang mampu menjadikan teknologi sebagai tulang punggung ekonomi meski memiliki keterbatasan kekayaan alam. Melalui kehadiran narasumber dari Japan International Cooperation Agency (JICA), Expert Inoue Kazutoshi, diharapkan muncul inspirasi untuk mengolah ide menjadi aset ekonomi yang memiliki daya saing global.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Rektor Universitas Warmadewa, I Gde Suranaya Pandit menyampaikan apresiasi positif atas inisiatif kolaborasi yang dilakukan oleh DJKI di kampusnya. Ia menilai kegiatan edukasi seperti ini sangat penting untuk membuka cakrawala berpikir mahasiswa dan dosen mengenai pentingnya pelindungan karya intelektual di era kompetisi global.

"Kami berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap seluruh rangkaian diskusi yang diikuti oleh sivitas akademika hari ini dapat memacu semangat dalam menghasilkan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat luas," ucapnya.

Sebagai informasi, rangkaian edukasi kekayaan intelektual ini akan terus berlanjut di Bali. Setelah Universitas Warmadewa, agenda IP Talks @Campus dijadwalkan akan menyambangi Universitas Udayana pada keesokan harinya untuk kembali memberikan literasi serupa kepada para mahasiswa dan peneliti setempat.



TAGS

#KI Umum

LIPUTAN TERKAIT

Libatkan Publik, DJKI Uji Penyesuaian Tarif PNBP untuk Transparansi Layanan KI

Sebagai bagian dari komitmen mewujudkan kebijakan layanan publik yang transparan dan partisipatif, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum membuka ruang dialog melalui uji publik penyesuaian jenis dan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) layanan kekayaan intelektual (KI).

Kamis, 9 April 2026

Komisi Banding Paten RI Gelar Sidang Terbuka: Dua Permohonan disetujui, Satu tidak disetujui

Jakarta - Komisi Banding Paten (KBP) Republik Indonesia (RI) menggelar sidang terbuka untuk tiga permohonan banding atas uraian deskripsi dan klaim dari Inventprise, Inc., QUALCOMM INCORPORATED, 4teen4 Pharmaceuticals Gmbh di Gedung Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) pada Selasa, 9 April 2026.

Kamis, 9 April 2026

DJKI Matangkan Perubahan Tarif PNBP Layanan KI Jelang Uji Publik

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual menggelar FGD Pembahasan Jenis dan Tarif PNBP Layanan Kekayaan Intelektual sebagai bagian dari persiapan uji publik perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2024. Kegiatan yang dilaksanakan pada 7 s.d 10 April 2026 ini bertujuan mematangkan substansi kebijakan penyesuaian tarif layanan KI.

Selasa, 7 April 2026

Selengkapnya