Jakarta — Edukasi Kekayaan Intelektual Indonesia (EKII) kembali hadir sebagai wadah pembelajaran strategis bagi para analis kekayaan intelektual (KI). Melalui modul “Komersialisasi KI”, sebanyak 39 analis KI Ahli Muda dan Ahli Madya di lingkungan DJKI Pusat mengikuti pembelajaran daring pada 29–30 Oktober 2025 untuk memperdalam pemahaman mengenai nilai ekonomi dan strategi pemanfaatan KI.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen EKII dalam memberdayakan analis KI sebagai simpul penting dalam memajukan ekosistem KI nasional. Sebagai pusat pembelajaran yang mudah diakses dan komprehensif, EKII juga merupakan tindak lanjut dari kerja sama DJKI dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) sejak 2023. Kolaborasi tersebut berfokus pada penyusunan kurikulum dan modul pendukung guna mewujudkan IP Academy di Indonesia.
Kepala Subdirektorat Pemberdayaan dan Edukasi KI Aulia Andriani Giartono dalam sambutannya mengatakan pentingnya penguasaan komersialisasi KI bagi para analis KI.
“Modul ini membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan mendalam mengenai nilai ekonomi serta strategi optimalisasi pemanfaatan KI yang relevan dengan tugas mereka sehari-hari,” ujar Aulia.
Melalui modul ini, penguatan kompetensi analis KI difokuskan pada tiga hal utama yang mencakup kemampuan menganalisis potensi ekonomi KI, kemampuan menyusun rekomendasi strategis pemanfaatan KI, serta kemampuan memberikan bimbingan teknis dan fasilitasi kepada pemilik KI dari berbagai sektor.
“Tiga kemampuan ini akan membantu analis KI agar tidak hanya memahami aspek hukum, tetapi juga mampu melihat potensi pasar, menyusun strategi lisensi dan waralaba, serta menjembatani pemilik KI dengan investor. Dengan begitu, analis KI dapat berperan aktif dalam menciptakan nilai tambah dan mendorong komersialisasi aset KI,” imbuh Aulia.
Dengan menguasai modul ini, analis KI diharapkan mampu bertransformasi dari petugas administrasi menjadi konsultan dan fasilitator strategis dalam menciptakan nilai tambah dari aset KI. Transformasi ini menjadi bagian dari langkah DJKI untuk membentuk IP Academy sebagai pusat pengembangan kompetensi KI nasional di masa depan.
Aulia menambahkan, kegiatan ini merupakan batch pertama dari pembelajaran daring modul “Komersialisasi KI” yang menyasar analis KI di lingkungan DJKI Pusat. Selanjutnya, DJKI akan menyelenggarakan batch kedua yang akan melibatkan analis KI di kantor wilayah Kementerian Hukum di seluruh Indonesia sebagai bagian dari strategi pemerataan kompetensi komersialisasi KI.
Menutup sambutannya, Aulia berharap para peserta mengikuti pembelajaran ini dengan sungguh-sungguh serta mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam tugas sehari-hari untuk mendorong, memfasilitasi, dan mengedukasi masyarakat tentang potensi komersialisasi KI.
Sebagai informasi, kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Arief Sudarsono, Sang Kompiang Wirawan, dan Eko Wahyu Prasetyo, yang memberikan pemaparan mendalam seputar strategi bisnis dan keuangan, audit serta pelindungan KI, hingga valuasi dan penyiapan kontraktual dalam proses komersialisasi KI.
Dalam suasana penuh kehangatan pasca Hari Raya Idulfitri 1448 H, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dihadiri oleh Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Hermansyah Siregar, jajaran pimpinan tinggi pratama, serta seluruh pegawai DJKI di gedung DJKI, Senin, 30 Maret 2026.
Senin, 30 Maret 2026
Sebanyak 912 peserta mengikuti Mudik Bersama Keluarga Besar Kemenko Kumham Imipas, Kementerian Hukum, dan Kementerian Hak Asasi Manusia di Jakarta, 12 Maret 2026. Dengan dukungan 22 armada bus yang telah melalui uji kelayakan ketat, program bertema "Mudik Pasti Aman, Hati Nyaman" ini bertujuan menyediakan perjalanan yang aman dan terorganisir.
Kamis, 12 Maret 2026
Jakarta - Komisi Banding Paten (KBP) Republik Indonesia menggelar sidang terbuka atas dua permohonan banding yang diajukan oleh Qualcomm Incorporated pada Kamis, 12 Maret 2026 di Gedung Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Jakarta.
Kamis, 12 Maret 2026
Minggu, 5 April 2026
Kamis, 2 April 2026
Rabu, 1 April 2026