Jakarta – Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menggelar talkshow bertema “Kuman di Dapur Ancaman Kesehatan, Tinggal Dekat dengan Musuh”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Direktur Jenderal Jakarta, Selasa, 28 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian DJKI dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan pangan rumah tangga sebagai bagian dari gaya hidup sehat, berkelanjutan, dan bertanggung jawab. DWP DJKI menekankan bahwa menjaga kebersihan lingkungan keluarga merupakan langkah awal dalam melindungi generasi yang sehat dan produktif.
Ketua DWP DJKI, Sumiati Razilu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kebersihan adalah cerminan iman dan disiplin diri, terutama di lingkungan keluarga.
“Kita sering lupa bahwa kuman dan bakteri berada di sekitar kita, bahkan di dapur rumah sendiri. Dengan ilmu yang disampaikan narasumber hari ini, semoga kita semua lebih memahami cara menjaga kebersihan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sumiati.
Hadir sebagai narasumber Plt. Direktur Pemberdayaan Masyarakat & Pelaku Usaha Pangan Olahan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dyah Sulistyorini yang menjelaskan bahwa keamanan pangan merupakan hak dasar manusia sebagaimana diatur dalam Universal Declaration of Human Rights tahun 1948.
“Pangan yang aman berarti bebas dari cemaran biologis, kimia, dan fisik yang bisa mengancam kesehatan. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk waspada terhadap bahan berbahaya seperti boraks, formalin, rhodamin B, dan methanil yellow yang masih ditemukan di sejumlah produk makanan,” jelas Dyah.
Lebih lanjut, Dyah mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kemasan, label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa sebelum membeli produk. Ia juga mendorong masyarakat untuk menerapkan lima kunci keamanan pangan keluarga yang disarankan BPOM, yakni membeli pangan yang aman, menyimpan dengan benar, memasak hingga matang, menjaga kebersihan, dan menyajikan makanan secara higienis.
Talkshow DWP DJKI ini tidak hanya memperingati semangat Sumpah Pemuda, tetapi juga memperkuat kolaborasi DJKI dan BPOM dalam membangun kesadaran hidup bersih, sehat, serta menghargai karya intelektual bangsa. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak menjadi konsumen cerdas yang menjaga keamanan pangan dan mendukung pelaku usaha berintegritas.
Di era komunikasi yang semakin dinamis, peran aparatur tidak hanya terbatas pada pelaksanaan tugas administratif, tetapi juga pada kemampuan menyampaikan informasi dan kebijakan secara tepat kepada masyarakat. Kompleksitas isu kekayaan intelektual mulai dari pelindungan, pemanfaatan, hingga penegakan hukum menuntut penyampaian pesan yang jelas, sistematis, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan.
Selasa, 3 Maret 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum melanjutkan penyusunan roadmap strategis pengembangan kekayaan intelektual (KI) melalui Forum Group Discussion (FGD) pendalaman per jenis KI. Kegiatan yang digelar di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Hukum, Depok, pada 2–6 Maret 2026 ini difokuskan untuk merumuskan arah kebijakan dan rencana regulasi KI yang lebih komprehensif.
Senin, 2 Maret 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum Republik Indonesia secara resmi melantik sejumlah pejabat pada jabatan fungsional baru di lingkungan Sekretariat DJKI. Acara yang berlangsung di Kantor DJKI, Jakarta, pada Kamis, 26 Februari 2026 ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam memperkuat tata kelola arsip, pembentukan regulasi, serta pengelolaan sumber daya manusia aparatur guna mendukung program prioritas di awal tahun anggaran.
Kamis, 26 Februari 2026
Rabu, 4 Maret 2026
Rabu, 4 Maret 2026
Selasa, 3 Maret 2026