Jakarta - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Kementerian Hukum di Jakarta, 17 Agustus 2026. Upacara tersebut diikuti jajaran pimpinan tinggi dan pegawai di lingkungan DJKI dalam semangat memperingati kemerdekaan dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Di tengah suasana peringatan tersebut, Dirjen KI Hermansyah Siregar tampil mengenakan wastra Nusantara berupa Tenun Ikat Sekomandi dengan motif Pori Tonoling. Pilihan wastra itu bukan sekadar pelengkap busana, tetapi membawa pesan yang menurut Hermansyah terkandung dalam motif tersebut.
“Ini tenun Sekomandi Pori Tonoling. Artinya, hiduplah berkemakmuran hati,” ujar Hermansyah.
Tenun Ikat Sekomandi yang dikenakan Hermansyah berasal dari wilayah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Kain ini memiliki corak dan warna benang yang mengandung makna spiritual, sekaligus memperlihatkan kekayaan pengetahuan dan keterampilan masyarakat yang diwariskan dalam proses pembuatannya.
Keunikan Sekomandi juga terlihat dari proses produksinya yang tidak sederhana. Pembuatan kain dapat berlangsung selama berbulan-bulan dengan menggunakan pewarna alami. Diantaranya berasal dari daun-daunan, akar maupun umbi-umbian yang berasal dari sekitar lingkungan tempat tinggal pengrajin untuk menghasilkan warna pada benang yang digunakan dalam proses penenunan.
Proses panjang tersebut membuat Sekomandi tidak sekadar menjadi selembar kain. Di dalamnya terdapat pengetahuan, keterampilan, kreativitas, serta nilai budaya masyarakat yang menjadikannya bagian dari kekayaan Indonesia. Nilai tersebut kemudian memperoleh penguatan melalui pelindungan kekayaan intelektual (KI).
Tenun Ikat Sekomandi telah terdaftar sebagai Indikasi Geografis sejak 24 Juni 2024. Pelindungan ini menjadi penting karena Indikasi Geografis tidak hanya menjaga nama dan karakteristik produk yang berkaitan dengan wilayah asalnya, tetapi juga memberikan kepastian hukum terhadap reputasi dan kualitas yang melekat pada produk tersebut.
Pelindungan KI menjadi bagian penting agar karya dan kekayaan yang lahir dari masyarakat tidak berhenti sebagai warisan budaya, tetapi dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat. Bagi masyarakat penghasil produk, pelindungan juga membuka peluang untuk meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menjaga agar identitas dan karakter khas produk tetap terjaga.
Momentum peringatan kemerdekaan menjadi pengingat bahwa kemakmuran Indonesia dapat dibangun dari kekuatan yang tumbuh di tengah masyarakat, termasuk karya dan kekayaan budaya Nusantara. Dari sehelai Sekomandi, tersimpan pesan untuk terus merawat karya, menjaga identitas, dan memastikan kekayaan bangsa dapat tumbuh serta memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.
Jakarta - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum memperkuat kompetensi Jabatan Fungsional Pemeriksa Desain Industri melalui kegiatan Peningkatan Pemahaman bagi Pemeriksa Desain Industri pada 15 September 2026 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. Langkah strategis ini dilakukan untuk mewujudkan proses pemeriksaan yang konsisten, akurat, dan cepat guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, pelaku usaha, dan desainer.
Selasa, 15 September 2026
Komisi Banding Paten (KBP) Republik Indonesia menerima dua permohonan banding atas penolakan permohonan paten yang diajukan oleh Qualcomm Incorporated, masing-masing dengan Nomor Registrasi 40/KBP/X/2024 dengan judul invensi “Transmisi dan Penerimaan Sinyal Referensi Pelacakan pada Perangkat NR-LTE” dan Nomor Registrasi 42/KBP/X/2024 dengan judul “Pemilihan Laju Kode Kanal Kontrol”. Kedua permohonan banding tersebut telah diperiksa dan diputuskan oleh Majelis Banding Paten dalam Sidang Terbuka untuk umum pada Selasa, 15 September 2026.
Selasa, 15 September 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan fungsional Pranata Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Terampil di Kantor DJKI, Jakarta pada Senin, 14 September 2026. Pelantikan dipimpin oleh Kepala Bagian Keuangan DJKI, R. Bagus Andika Priyo Sujatmiko W.
Senin, 14 September 2026