Jakarta — Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum kembali memperkuat kerja sama dengan Danish Patent and Trademark Office (DKPTO) melalui penyelenggaraan Pelatihan Pemeriksa Paten secara daring. Kegiatan yang berlangsung pada 1 September 2025 ini merupakan bagian dari komitmen bilateral antara Indonesia dan Denmark untuk memajukan sistem kekayaan intelektual (KI), khususnya di bidang paten.
Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah sukses dilaksanakan pada Juni 2025. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan para pemeriksa paten di Indonesia, seiring dengan dinamika peraturan dan teknologi global.
Dalam sambutannya, Direktur Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (DTLST), dan Rahasia Dagang (RD) Sri Lastami, menyampaikan pentingnya peran pemeriksa paten dalam keberlangsungan sistem kekayaan intelektual (KI).
"Pemeriksa paten berada di garda terdepan untuk memastikan sistem paten yang adil dan kredibel. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas seperti ini sangat penting agar mereka siap menghadapi tantangan global yang semakin kompleks," ujar Sri Lastami.
Lastami melanjutkan bahwa pada pelatihan kali ini, cakupan topik yang dibahas antara lain praktik pemeriksaan paten di DJKI dan DKPTO, metodologi pemeriksaan, penilaian kebaruan, serta manajemen mutu. Lastami juga menekankan pentingnya interaksi dua arah dalam pelatihan ini.
"Saya mendorong para pemeriksa paten DJKI untuk tidak hanya belajar, tetapi juga berani berbagi pengalaman yang telah kita kembangkan di Indonesia. Dengan demikian, pelatihan ini bukan hanya wadah pembelajaran, tetapi juga ruang komunikasi untuk membangun pemahaman bersama," tambahnya.
Kerja sama DJKI dan DKPTO yang telah terjalin sejak tahun 2020 ini menunjukkan komitmen kedua negara dalam membangun sistem KI yang modern dan responsif. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang lebih kuat dalam hubungan bilateral Indonesia dan Denmark di masa mendatang.
Jakarta - Pelaksanaan pengawasan terhadap konsultan kekayaan intelektual (KI) melalui Majelis Pengawas Konsultan Kekayaan Intelektual (MPKKI) terus diperkuat sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan serta pelindungan hukum bagi masyarakat. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dalam menghadirkan layanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Jumat, 10 April 2026
Analis Kekayaan Intelektual Ahli Utama Sri Lastami, mendorong sivitas akademika Universitas Udayana untuk mulai mengubah pola riset menjadi berbasis dokumen paten. Hal ini ditekankannya dalam acara IP Talks On Campus di Universitas Udayana pada 10 April 2026.
Jumat, 10 April 2026
Desain industri memiliki peran strategis dalam meningkatkan daya saing produk botol minuman di tengah persaingan industri gaya hidup yang semakin kompetitif. Tidak hanya berfungsi sebagai wadah, desain botol minuman kini menjadi faktor pembeda utama yang memengaruhi preferensi konsumen. Oleh karena itu, pelindungan desain industri menjadi krusial untuk menjaga keunikan dan nilai ekonomi suatu produk.
Jumat, 10 April 2026
Jumat, 10 April 2026
Jumat, 10 April 2026
Jumat, 10 April 2026