DJKI Dorong Hilirisasi Berbasis Kekayaan Intelektual di KSTI 2025

Bandung - Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Razilu, menjadi narasumber pada Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Jawa Barat, Sabtu 9 Agustus 2025.

Dalam sesi bertajuk Kebijakan, Regulasi, dan Investasi untuk Hilirisasi, Razilu menegaskan bahwa kekayaan intelektual (KI) merupakan suatu “tambang emas”, apabila dikelola dengan baik, serta dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia menjelaskan, hak kekayaan intelektual memiliki keterkaitan erat dengan investasi karena dapat dijadikan aset dan modal dalam bisnis berkelanjutan.

“Salah satu contohnya adalah merek Alfamart yang pada awalnya didaftarkan pada tahun 1989 dengan biaya pendaftaran sekitar Rp300 ribu. Setelah berkembang ke pasar nasional dan internasional, nilai sertifikat hak merek tersebut meningkat menjadi sekitar 1 Triliun pada 2025,” ungkap Razilu.

Mengutip data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2022, Razilu menyebut kontribusi KI terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia baru sekitar 7%. Artinya, pemerintah sebagai pembuat kebijakan masih memiliki pekerjaan besar untuk meningkatkan peran KI dalam perekonomian.

“Hak KI bukanlah beban biaya, melainkan investasi yang dapat memberikan nilai ekonomi jangka panjang, meningkatkan daya saing, dan menarik minat investor,” ujarnya.

Razilu juga menekankan pentingnya mengubah hasil riset dan inovasi menjadi produk komersial yang dilindungi KI. Langkah ini tidak hanya melindungi karya anak bangsa dari pembajakan, tetapi juga membuka peluang monetisasi melalui lisensi, waralaba, hingga pemanfaatan KI sebagai jaminan pembiayaan.

Ia menyoroti perlunya sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan inovasi berbasis sains dan teknologi yang siap dihilirisasi.“Kebijakan pendidikan yang berfokus pada STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), didukung inkubasi bisnis, penegakan hukum, serta pembentukan pasar sekunder untuk KI akan menjadi kunci menciptakan nilai tambah ekonomi dan hal ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo,” tegasnya.

Konvensi KSTI Indonesia 2025 di ITB menjadi ajang strategis untuk mempertemukan para pemangku kepentingan di bidang sains, teknologi, dan industri, guna memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan inovasi dan hilirisasi produk berbasis kekayaan intelektual.



LIPUTAN TERKAIT

Susun Peta Jalan KI Nasional, DJKI Bahas Strategi Penegakan Hukum hingga 2035

Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menggelar Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Penyusunan Peta Jalan Strategi Kekayaan Intelektual (KI) Nasional dengan fokus pembahasan Rencana Aksi Penegakan Hukum KI di Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga tersebut menjadi bagian dari penyusunan Peta Jalan Strategi KI Nasional 2026–2035 yang diarahkan untuk menjadikan KI sebagai motor penggerak transformasi ekonomi dalam meningkatkan kepastian hukum, daya saing, dan kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.

Kamis, 11 Juni 2026

KBP Gelar Sidang Dua Banding Paten

Jakarta - Komisi Banding Paten (KBP) Republik Indonesia menggelar sidang terbuka untuk dua permohonan banding paten yang diajukan oleh JFE METAL PRODUCTS CORPORATION dan Nokia Technology OY pada 11 Juni 2026 di Gedung Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Kamis, 11 Juni 2026

DJKI Perkuat Strategi KI Nasional terkait Pelindungan Varietas Tanaman

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menggelar Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Peta Jalan Strategi Kekayaan Intelektual Nasional - Perspektif Eksternal bersama Kementerian Pertanian untuk membahas pengembangan rezim Kekayaan Intelektual (KI) Varietas Tanaman pada Rabu, 10 Juni 2026 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta.

Rabu, 10 Juni 2026

Selengkapnya