Peringati HDKD Di Tengah Pandemi Covid-19, Yasonna Ingatkan Pegawai Untuk Tetap Produktif Di Mana Saja

Jakarta - Seluruh jajaran di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mengikuti Upacara Peringatan Hari Dharma Karyadhika (HDKD) yang diselenggarakan di Grha Pengayoman pada hari Selasa, (27/10/2020).

Upacara peringatan HDKD dipimpin langsung oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly yang diikuti secara serempak oleh seluruh pegawai Kemenkumham di seluruh Indonesia, termasuk di lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) melalui Zoom meeting dan kanal YouTube Kemenkumham.

Peringatan HDKD tahun ini disesuaikan dengan adaptasi kebiasaan baru sebagai bentuk penanganan memutus rantai penyebaran Covid-19. Rangkaian kegiatan HDKD diawali dengan lauching Revolusi Digital Kemenkumham yang telah diselenggarakan pada tanggal 12 Oktober 2020 dan dilanjutkan dengan kegiatan Konferensi Ilmiah Internasional yang diselenggarakan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Hukum dan HAM pada tanggal 26 Oktober 2020. 

Penyelenggaraan HDKD kali ini mengambil tema "Revolusi Digital", tema ini diusung sebagai pengingat bahwa pemanfaatan teknologi sudah tidak dapat dihindari lagi untuk mendukung kinerja Kemenkumham dalam melayani masyarakat.

“Suka atau tidak harus kita hadapi. Pandemi Covid-19 saat ini menjadi ‘test case’ bagi Kementerian Hukum dan HAM, apakah kita telah siap menerapkan digitalisasi di seluruh aspek kinerja,” ungkap Yasonna Laoly.
Menurut Yasonna, pandemi covid-19 menjadi ujian bagi Kemenkumham dalam menerapkan digitalisasi dalam aspek kinerja, di mana Kemenkumham dituntut untuk memberikan pelayanan prima dengan memanfaatkan kecepatan berbasis teknologi informasi dan penyajian data yg akurat.

Yasonna juga mengingatkan tentang arahan Bapak Presiden RI Joko Widodo dalam menghadapi pendemi ini agar mengoptimalkan waktu produktif kita dengan beribadah, sekolah, berkarya, dan bekerja dari rumah. 

"Pandemi bukan halangan untuk tidak produktif, bekerja dapat dilakukan dari rumah, kecuali pekerjaan yang sifatnya memerlukan interaksi dengan sesama manusia, misalnya dokter, petugas lembaga pemasyarakatan, dan sebagainya,” tutur Yasonna.

“Saya juga mendengar bahwa di beberapa Kementerian/ Lembaga sudah banyak yang menerapkan Flexible Working Hours (FWH) dan Flexible Working Space (FWS) sebagai upaya untuk mendorong keseimbangan kehidupan dan pekerjaan serta produktivitas kerja pegawai." lanjut Yasonna dalam pidatonya.

Hal ini selaras dengan tagline DJKI yang mengusung semangat "DJKI Work From Anywhere, Anytime". DJKI selaku instansi pelayanan publik, senantiasa mengembangkan layanan berbasis teknologi agar senantiasa tetap memberikan pelayanan prima untuk masyarakat.


Dengan menghadirkan pendaftaran Kekayaan Intelektual (KI) secara online, Loket Virtual 2020 serta IPROLINE (Intelectual Property Online), aplikasi ini tentunya memudahkan masyarakat dalam mengajukan permohonan dan mendapatkan pelayanan di mana saja dan kapan saja secara online.


Dalam momentum HDKD tahun ini, DJKI berhasil mendapatkan penghargaan ketiga di Tingkat Unit Utama Kemenkumham atas prestasinya dalam Pemberitaan Pelaksanaan Kegiatan Melalui Website Dan Pengelolaan Media Sosial Tahun 2020.

Menkumham juga memberikan penghargaan kepada pegawai berprestasi, salah satunya diraih oleh Kepala Bagian Kepegawaian DJKI, Haryadi Punto Handoyo sebagai penerima penghargaan Karya Dhika Madya. Penghargaan ini didapat atas prestasinya sebagai penggagas dalam pengembangan standar perwajahan pada sertifikat Kekayaan Intelektual.

Selain itu, pada momen ini DJKI juga mengapresiasi pegawainya yang berprestasi, diantaranya Desta Tarigan sebagai Juara Pertama dan Arina sebagai peserta yang lolos lima besar dalam ajang Cepat Tepat Daring Akuntansi Pemerintahan (CTDAP) 2020 yang diselenggarakan Biro Keuangan Setjen Kemenkumham; Galih Wisudha Pratama sebagai Peserta Terbaik Seminar Pemanfaatan Media Sosial yang diselenggarakan oleh Biro Humas KLN Setjen Kemenkumham; dan Idris Yushardi sebagai Juara Gowes Virtual Dalam Rangka HDKD 2020.

Sebagai wujud rasa syukur dalam memperingati HDKD tahun ini, DJKI turut memberikan sembako kepada seluruh Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri.

Penulis: KAD
Editor: AMH


TAGS

#Menkumham

LIPUTAN TERKAIT

Tekan Jumlah Pengangguran di Gorontalo Melalui Peningkatan Pelindungan KI

Pandemi Covid-19 memberikan dampak besar bagi perekonomian Indonesia, oleh sebab itu pemerintah berupaya penuh untuk melakukan pemulihan ekonomi nasional melalui berbagai sektor, salah satunya melalui pelindungan kekayaan intelektual (KI).

18 Mei 2022

Mobile Intellectual Property Clinic di Kota Bandung Berikan Insight Kepada Pelaku UKM

“Datang kesini, saya jadi mendapatkan pencerahan untuk inovasi tersebut saya mendapatkan insight juga, jadi sekarang saya tahu bagian mana yang harus dipatenkan, bagian mana yang kita buat dan yang harus kita modif,” kata Muhammad Jatnika, seorang pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Bandung

18 Mei 2022

Mengedepankan Kualitas dan Kuantitas KI di Kalimantan Tengah Melalui MIC

Provinsi Kalimantan Tengah merupakan salah satu wilayah yang kaya akan sumber daya alam, karya seni, maupun warisan budaya yang berpotensi memiliki nilai kekayaan intelektual (KI).

17 Mei 2022

Selengkapnya