Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) kembali berpartisipasi dalam ajang The 26 Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2026 dengan menghadirkan booth layanan konsultasi kekayaan intelektual di Jakarta Convention Center. Kehadiran booth tersebut menjadi upaya DJKI untuk mendekatkan layanan kekayaan intelektual kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan perajin yang memiliki potensi karya kreatif.
Ketua Tim Kerja Diseminasi dan Promosi DJKI, Endar Tri Ariningsih, menjelaskan bahwa Inacraft 2026 merupakan kali keempat DJKI berpartisipasi dalam pameran tersebut. Menurutnya, tingginya jumlah pengunjung dan tenant menjadikan Inacraft sebagai momentum strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelindungan kekayaan intelektual.
“Eksistensi DJKI di Inacraft adalah untuk mendekatkan layanan kekayaan intelektual kepada masyarakat. Pengunjung Inacraft bisa mencapai ratusan ribu orang dengan lebih dari dua ribu tenant, dan di sanalah potensi kekayaan intelektual itu sangat besar,” ujar Endar
Endar menambahkan, layanan yang dihadirkan tidak hanya bertujuan meningkatkan awareness, tetapi juga memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan secara langsung. Pengalaman dari penyelenggaraan sebelumnya menunjukkan banyak pengunjung yang langsung mengajukan permohonan atau setidaknya berkonsultasi terkait pelindungan karya.
“Sedikit demi sedikit kesadaran masyarakat meningkat, bahwa kekayaan intelektual tidak hanya soal pelindungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.
Manfaat layanan DJKI di Inacraft turut dirasakan langsung oleh pelaku UMKM. Wiwik Puji Lestari, penggiat UMKM yang memproduksi bros dari sisik ikan dengan merek Picala, mengaku terbantu dengan adanya konsultasi langsung di booth DJKI. Ia mendapatkan penjelasan detail mengenai tahapan pendaftaran merek dagang secara daring.
“Bagus sekali, penjelasannya mudah dipahami. Sekarang saya tahu langkah-langkah pendaftarannya dan ternyata sudah bisa online. Buat saya sebagai ibu rumah tangga, bahasanya enak dicerna,” ungkap Wiwik
Testimoni serupa disampaikan Sun, penggiat UMKM asal Jakarta yang datang sebagai eksibitor Inacraft. Ia memanfaatkan booth DJKI untuk berkonsultasi terkait pengalihan hak merek setelah pengajuan permohonan.
“Informasinya sangat jelas dan semua pertanyaan saya terjawab. Booth offline seperti ini sangat membantu UMKM seperti kami yang belum sepenuhnya paham soal kekayaan intelektual,” kata Sun.
Melalui kehadiran booth layanan konsultasi di Inacraft 2026, DJKI berharap semakin banyak pelaku UMKM dan perajin yang memahami pentingnya pelindungan kekayaan intelektual, sekaligus mampu mengoptimalkan nilai ekonomi dari karya dan merek yang mereka miliki.
Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI), khususnya AI Voice dan deepfake, memunculkan dilema serius di industri kreatif: menjadi ancaman bagi hak pencipta atau justru peluang baru bagi inovasi. Isu tersebut mengemuka dalam Podshow bertema “AI Voice & Deepfake: Ancaman atau Peluang?” yang digelar dalam acara Whatsapp Kemenkum – Campus Calls Out, pada Senin, 9 Februari 2026, di Balairung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.
Senin, 9 Februari 2026
Pemerintah menegaskan bahwa penerapan royalti musik di ruang publik dan kampus tidak akan membebani akademisi, masyarakat maupun pelaku usaha, serta tidak memengaruhi harga produk dan jasa. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas dalam kegiatan What’s Up Kemenkum – Campus Calls Out bertema “Royalti Musik di Ruang Publik: Di Mana Batas Keadilan?” yang digelar di Balairung Universitas Indonesia.
Senin, 9 Februari 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menghadiri Entry Meeting Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Tahun 2025 yang digelar di Graha Pengayoman Kementerian Hukum, Jakarta, Jumat 6 Februari 2026. Kegiatan ini menandai dimulainya pemeriksaan untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara, termasuk dalam pelaksanaan program pelindungan kekayaan intelektual.
Jumat, 6 Februari 2026
Senin, 9 Februari 2026
Senin, 9 Februari 2026
Minggu, 8 Februari 2026