|

Pameran Trade Expo Indonesia Ke- 24 Tahun 2009
Departemen Perdagangan Republik Indonesia menggelar Trade Expo Indonesia (TEI) ke-24 yang bertempat di arena Pekan Raya Jakarta International Expo, Kemayoran, pada tanggal 28 Oktober sampai dengan 1 November 2009. Penyelenggaraan TEI ini ditujukan untuk meningkatkan peluang dan kualitas ekspor Indonesia dalam melayani pasar global. Trade Expo Indonesia yang mengedepankan konsep B to B (Business to Business) serta mempromosikan merek nasional. Sub Tema dalam penyelenggaraan TEI kali ini adalah “ Indonesia Tanpa Batas” atau “Indonesia Unlimited”.
Dalam acara tersebut, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual berpartisipasi dalam memberikan konsultasi pentingnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual kepada masyarakat, hal ini merupakan peran pemerintah didalam mendorong para pengrajin khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk termotivasi didalam melindungi karyanya dengan cara mendaftarkan hasil karya intelektualnya.
Acara Trade Expo Indonesia dibuka secara resmi oleh Menteri Perdagangan, Ibu Mari Elka Pangestu di hadiri oleh Kadin Perdagangan dan beberapa tamu negara termasuk para buyers internasional. Pada acara pembukaan TEI 2009, Menteri Perdagangan juga menyampaikan Penghargaan Primaniyarta 2009 kepada perusahaan–perusahaan eksportir terbaik. Para pemenang adalah perusahaan yang dinilai memiliki kinerja ekspor baik, keuangan sehat, dan tidak tersangkut masalah hukum dalam bidang hak kekayaan intelektual, perbankan, pajak, bea cukai, lingkungan maupun masalah ketenagakerjaan. Ke 26 pemenang tersebut terbagi dalam 4 kategori penilaian, yaitu Eksportir Berkinerja (12 perusahaan), Pembangunan Merek Global (6 perusahaan), UKM Ekspor (6 perusahaan), Pelaku Ekspor Ekonomi Kreatif (2 perusahaan).
Rangkaian kegiatan penting lainnya pada TEI ke-24 adalah penyelenggaraan “Trade Tourism & Investment Forum” pada 28 Oktober 2009 dengan menghadirkan pembicara antara lain Menteri Perdagangan, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata serta Wakil Kepala BKPM pada sesi pertama, serta KADIN dan Mr. Tim Riches dari Singapura yang akan mengetengahkan tentang “Branding Stategy” pada sesi kedua. Kegiatan seminar lainnya adalah diskusi regional dengan pembicara para duta besar, atase perdagangan maupun kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC).
|